Sabtu, 05 Januari 2013

Ikhlas itu..susah


"sudah aku bilang berapa kali!
ndablek sih kalo dibilangin!
ngerti ngga sih!
hati kamu itu kaku!
hati kamu itu udah mati rasa!
diapain aja udah gabisa lepas!lepas sama dia"


aku udah capek..
aku udah capek hatiku ngomong gitu sama aku
kepalaku sudah memperingati aku sesering kali
tapi aku tetap saja
tetap saja "berharap"
apakah ini salahku?masih tetap mencintainya apakah aku salah?

semua bergeming di rotasi kehidupanku 
yah..entah sesulit ini
akupun tak mengerti
jangan tanya kepadaku sekali lagi!
jangan salahkan aku sekali lagi!
memang susah! sulit

hm..semuanya sudah terjadi begitu lama
semenjak kamu udah ngga ada lagi buat aku
yang membuat aku sendirian
tapi aku yakin kok kamu itu ada buat aku!
nah itu yang membuat aku masih mencintaimu
merindu yang sangat indah cukup mematikan, tapi aku senang dapat menikmatinya

menatap indahnya senja
menatap matahari kembali
haha "see you next day sun! :D"
teringatlah aku pada kenangan itu
lucu. tetapi aku mencoba kuat
dengan memunculkan lesung yang tercipta pada senyumanku.aku mencoba kuat

matahari berganti kepada bulan
walaupun malam dingin
tapi ada bulan yang menghangatkan aku
bulan..
pasti kamu yang menyuruhnya untuk menjagaku
iya kan?

bulan bicara padaku
terkadang menjadi teman curhatku
dan bulan juga yang mengatakan padaku bahwa kamu baik-baik saja disana
akupun tersenyum..
tapi menangis..
benar-benar aneh

dan saat itu juga hati dan otakku marah padaku
mereka tak ingin lagi jika aku memikirkanmu
hanya kata maaf yang bisa aku ucapkan
berbeda pendapat itu menyesakkan. apalagi dengan perasaan sendiri
tapi sudahlah..sudah aku katakan
"aku mencintainya"

dia yang sudah pergi
dia yang ada disana
yang sudah meninggalkanku
membuat luka rindu yang sangat dalam
aku merindukannya
walaupun hanya bayangan maya yang menemaniku

sudah dia katakan
bahwa aku tak boleh begini, cari cintamu yang lain yang membuatku bahagia
seolah aku berfikir
"apakah kamu bodoh?hanya denganmu aku bahagia.kamu tak ingat?apa kamu memang membenci aku?"
semuanya seolah..ahh! entah semuanya berkontraksi segilir dengan aliran darahku
aku masih ingat. saat kamu katakan kamu mencintai aku,dan tak meninggalkanku.


sekarang semuanya membuatku terdiam
apakah memang aku harus melupakannya?
mencari yang lain?
bahagia tanpanya?
tertawa dengan yang lain?
meninggalkan dan menginjak kasar kenangan itu?

tapi tidak! sudah ojok cerewet!
aku sudah katakan aku masih tak bisa melupakannya!
aku masih mencintainya, dan aku senang dengan keadaanku seperti ini
inilah nyatanya
susah dipungkiri
maaf aku mengingkar janjiku, aku tak bisa ikhlas melupakanmu.
aku..mencintaimu






Tidak ada komentar:

Posting Komentar