Sabtu, 19 Januari 2013

mama, berapa banyak dosakah yang aku perbuat padamu?

kuayunkan tanganku
dengan mengimbangi jemari lentik yang lunglai
terhempasku terdiam
menahan isak 
tertahan deraian air mata yang menjadi jadi
menari lembut jatuh setitik demi setitik air mata
dengan lemah gemulainya jatuh dengan ringannya

derainya pun tak kunjung reda
aku tahu..tapi tak tahu apa yang sebenarnya terjadi
aku bisa..tapi aku tak bisa mengambil resiko
terjadi hantaman yang hebat antara hati dan fikiran
bergeming memutari kepala dan hati
menghantui setiap cm pada tubuh ini
aku cemas..tapi tak tahu apa yang kucemaskan

terlaksana embun pagi yang mewangi disinari cahaya matahari
kuseretkan gorden kamar dan kubuka jendela hijau
kuhirup udara yang segar..
kulihat embun..embun yang menari dengan anggunnya menyelinap dibalik jemariku
1 detik kuingat namanya
kuingat wajahnya
kuingat senyumnya
kuingat saat dia tertidur
kuingat saat kenangan masa kecil penuh dengan tawanya

sosoknya nyata
dialah malaikatku
1 detik yang membuat kesedihan berkepanjangan
1 detik yang membuat hilang arah saat hati dan fikiran tidak menyatu
1 detik yang sama membuat angin menjadi kejam dan tega menusukku
saat kabut pagi yang indah membutakan pengelihatanku
disaat yang sama aku ingat saatku melakukan hal yang tak pantas untuknya

malaikat yang tak tahu apa resikonya
mencoba menjadi yang terbaik walaupun tulang dan raganya sudah rapuh
terselinap air mata di benaknya
tapi masih bisa dia tutup dengan berjuta cara
kekuatan fisiknya yang lemah masih bisa dia tutup dengan keyakinannya
semua ini ternyata..
hanya untukku..

aku ingat saat aku membantahnya
aku sering membohonginya
aku selalu mengumpat di belakangnya
aku selalu melanggar perintahnya
aku selalu tidak taat padanya
masih banyak lagi, mungkin kesalahan itu telah menggunung dengan buasnya

sejenak aku berfikir..berfikir..lagi
aku sudah melakukan kesalahan fatal
dialah malaikatku
dialah penjagaku
seharusnya aku membopongnya saat dia lemah, saat dia jatuh
semua ini hanya keegoan dan bisik setan yang menyumbatku
dan saat aku tau, ternyata..akulah "anakmu"

tak usah menunggu beberapa detik
aku sadar atas semua salahku
aku lupa caranya bersyukur mempunyainya dalam hidup ini
aku tak pantas disebut anaknya bahkan
meringis kecil bersamaan air mata yang jatuh
air mata itu hanya terbuang percuma
jika dibandingkan apa yang kuperbuat padanya

aku anakmu sadar
aku malaikat kecilmu telah banyak dosa
hingga sayap-sayap ini lusuh..dan patah
kini aku tersadar..
hanyalah doamu yang mengantarku ke syurga
aku salah..
aku banyak dosa kepadanya

kata maaf masih kurang untuk melunasi kesalahan yang terbalik jauh dengan tindakannya
mama..siapakah aku dimata Tuhan?
jika aku mempermainkan jiwamu
mempermainkan seluruh kerja kerasmu
aku tersadar bahwa aku bukan siapa-siapa tanpanya
aku tersadar tanpanya aku hanyalah debu. Sudah berapa dosa yang aku perbuat padamu?
aku sadar..aku tahu..

ma..tolong maafkan anakmu yang tak tahu diri ini
aku berjanji akan menjadi apa yang kau inginkan
dengan seluruh keterbatasan yang ada
aku tak menggubris! yang aku mau hanyalah dia tersenyum bahagia,dan dia sadar bahwa memang aku adalah "anakmu"
mama..
segenap hati dan aliran darah yang mengucur..aku katakan. maaf.


Sabtu, 05 Januari 2013

Ikhlas itu..susah


"sudah aku bilang berapa kali!
ndablek sih kalo dibilangin!
ngerti ngga sih!
hati kamu itu kaku!
hati kamu itu udah mati rasa!
diapain aja udah gabisa lepas!lepas sama dia"


aku udah capek..
aku udah capek hatiku ngomong gitu sama aku
kepalaku sudah memperingati aku sesering kali
tapi aku tetap saja
tetap saja "berharap"
apakah ini salahku?masih tetap mencintainya apakah aku salah?

semua bergeming di rotasi kehidupanku 
yah..entah sesulit ini
akupun tak mengerti
jangan tanya kepadaku sekali lagi!
jangan salahkan aku sekali lagi!
memang susah! sulit

hm..semuanya sudah terjadi begitu lama
semenjak kamu udah ngga ada lagi buat aku
yang membuat aku sendirian
tapi aku yakin kok kamu itu ada buat aku!
nah itu yang membuat aku masih mencintaimu
merindu yang sangat indah cukup mematikan, tapi aku senang dapat menikmatinya

menatap indahnya senja
menatap matahari kembali
haha "see you next day sun! :D"
teringatlah aku pada kenangan itu
lucu. tetapi aku mencoba kuat
dengan memunculkan lesung yang tercipta pada senyumanku.aku mencoba kuat

matahari berganti kepada bulan
walaupun malam dingin
tapi ada bulan yang menghangatkan aku
bulan..
pasti kamu yang menyuruhnya untuk menjagaku
iya kan?

bulan bicara padaku
terkadang menjadi teman curhatku
dan bulan juga yang mengatakan padaku bahwa kamu baik-baik saja disana
akupun tersenyum..
tapi menangis..
benar-benar aneh

dan saat itu juga hati dan otakku marah padaku
mereka tak ingin lagi jika aku memikirkanmu
hanya kata maaf yang bisa aku ucapkan
berbeda pendapat itu menyesakkan. apalagi dengan perasaan sendiri
tapi sudahlah..sudah aku katakan
"aku mencintainya"

dia yang sudah pergi
dia yang ada disana
yang sudah meninggalkanku
membuat luka rindu yang sangat dalam
aku merindukannya
walaupun hanya bayangan maya yang menemaniku

sudah dia katakan
bahwa aku tak boleh begini, cari cintamu yang lain yang membuatku bahagia
seolah aku berfikir
"apakah kamu bodoh?hanya denganmu aku bahagia.kamu tak ingat?apa kamu memang membenci aku?"
semuanya seolah..ahh! entah semuanya berkontraksi segilir dengan aliran darahku
aku masih ingat. saat kamu katakan kamu mencintai aku,dan tak meninggalkanku.


sekarang semuanya membuatku terdiam
apakah memang aku harus melupakannya?
mencari yang lain?
bahagia tanpanya?
tertawa dengan yang lain?
meninggalkan dan menginjak kasar kenangan itu?

tapi tidak! sudah ojok cerewet!
aku sudah katakan aku masih tak bisa melupakannya!
aku masih mencintainya, dan aku senang dengan keadaanku seperti ini
inilah nyatanya
susah dipungkiri
maaf aku mengingkar janjiku, aku tak bisa ikhlas melupakanmu.
aku..mencintaimu






Jumat, 04 Januari 2013

Kamu dimana-mana

ya..mungkin aku lagi merindu
merindu dengan sosokmu
sosok yang hangat dan aku sangat merindukannya
dia sosok yang sangat sederhana
aku juga tak bisa membiarkan semua tertahan di sarangnya
yaah..semakin tertahan semakin sakit rasanya

semenjak kamu pergi
seakan rasanya itu....entah
bisa dibilang sepi, hampa, tapi juga tidak bisa dikatakan sepi
entah..
sekali lagi aku katakan
entah..

aku masih mengerti
walaupun kita jauh
entah mengapa aku mengaggap kamu masih "ada"
tak percaya
tapi ini nyatanya
kenyataan yang terkadang menyakitkan

terkadang aku sendirian, terkadang aku ada di dekatmu
hash! entahlah semua datang otomatis pada rotasi kepalaku
ini memang pertanda
bahwa aku masih menyayangimu
dan itu bukan pertanda!
tapi ini nyata! aku masih menyayangimu

apakah kamu tau?
di saat aku tertidur, aku merasa kau membacakan dongeng indah
dongeng pangeran dan ratu bersama bahagia
pengorbanan yang sangat indah
menghasilkan kebahagiaan
kebahagiaan untuk "selamanya"

dan saat aku terbangun
aku tersenyum 
seakan kamu ada di hadapanku
aku merasa kau bicara hangat pada pagi hari
dan aku merasa kamu yang membuka jendela kamarku
dan mengajak matahari bernyanyi riang bersamaku

di saat aku melangkahkan langkah pertama 
aku merasa kau menggenggam jemariku
menggenggam dengan eratnya
terasa hangat dan sampai ke ubun-ubunku
dan saat itu..
aku tersenyum sesaat, saat tersadar bahwa itu..tidak ada

saat matahari telah mencapai titik puncaknya
akupun merasa lelah, lemah
saat aku tengadahkan kepala
aku melihat matahari mengatakan "maaf"
tapi aku tau, itulah tugasnya setiap hari
datang dari bawah, hingga ke bawah lagi

yahh..entah di saat matahari sedang tak berkompromi dengan rasa lelahku
kamu lagi-lagi datang 
datang menghampiriku
seakan membawa tissu
disaat itupun aku merasa nyaman
tertahan tawa kecilku..tapi saat kulihat,lagi-lagi tak ada

dimana semuanya telah usai
matahari pun kembali ke sarangnya
akupun juga kembali ke peraduan
hari ini sungguh indah
tak kupungkiri
benar-benar indah..

saat malam sudah menampakkan bintang dan bulan
sesekali semilir angin menghampiri rusuk tulangku
ku tersandar
menarik nafas sepanjang-panjangnya
rasanya sakit..
tapi kunikmati itu sebagai lagu harmoni yang indah

dan di saat yang tepat aku meneteskan air mata itu
mengingatmu
sedang apa kamu disana
apakah kamu memikirkanku?.tapi kurasa.tidak
hanya alunan angin yang membawaku tenang
membawa kesunyian mengalut kerinduan yang hebat

saat aku menangis
aku merasa ada yang menjagaku di belakang
ada yang melihatku
dan ada yang memelukku erat
terasa ada suara yang membuatku nyaman
aku merasa ini adalah magis kau memeluk,dan mengusap air mata

aku tertawa kecil, aku tau ini tak nyata
tapi aku nyaman dengan keseharianku
kamu selalu "ada" untukku walaupun kamu tak ada
kamu ada dimana-mana saat aku mau
kamu indah dengan bayangan itu
yang membuat aku nyaman dan merasa hangat

mungkin terlalu bodoh
tapi inilah yang aku rasakan
terima kasih untuk semua ini
aku merindukanmu
aku menyayangimu
teruslah bersamaku..hingga nanti

Senin, 31 Desember 2012

:')

sudah aku bilang pada hatiku sendiri
sudah aku ikrarkan pada benak di hati ini
sudah aku sematkan semua di otakku
sudah aku izinkan semuanya begitu indah

entah bagaimana semuanya berubah menjadi seperti ini
seperti kabut yang hilang..dan terkadang muncul 
rasaku sudah mati rasa
hatiku sudah mulai membeku

seakan mengulang waktu yang lalu
waktu di saat semua terasa indah
sekarang tinggallah kenangan manis
seperti aroma mawar di pagi hari

setiap ku terbangun dari tidurku
entah kenapa aku selalu tersenyum menangis
indah rasanya dalam mimpi
kita bersama bernyanyi untuk selamanya

di saat sudah melangkah kaki ini
ditemani malaikat kecilku
ku hirup udara ini
sungguh segar namun menyesakkan

apakah kamu tau
kamulah yang tak bisa aku tinggalkan
walaupun kamu tinggal debu
tapi semuanya masih ada disini

aku tengadahkan wajah ke langit
aku membayangkan awan 
awan yang membentuk wajahmu
ingin ku sentuh awan itu. tapi..tak akan bisa

selalu saja aku menangis
menangis
menangis
dan menangis lagi

mungkin aku terlihat lemah
tapi inilah aku
aku seakan tak tau harus kemana lagi
kesana..tapi aku tak bisa

setiap malam kumelihat bulan
menangis lagi..
dan ku berdoa untukmu
agar selalu Tuhan melindungimu



Minggu, 30 Desember 2012

oke. Mungkin sekarang aku harus terima kenyataan. Kamu iya kamu! kamu salah satu orang yang aku sayang, kamu adalah manusia yang bisa terima aku apa adanya. Apakah kamu tak berfikir bagaimana terlukanya aku?kamu ngerti nggak, kita sudah berjalan sangat lama, setelah ditengah jalan kamu pergi gitu aja. Sampai saat ini terbayang dianganku "sebenarnya apa yang ada di dalam fikirannya?" meninggalkanku begitu aja, kamu tau nggak?selama ini aku masih nunggu kamu, dan selama ini aku nggak berfikiran bahwa kita benar-benar terpisah! sampai saat ini aku masih merasa hangat walaupun kita jauh, sampai saat ini aku masih merasa bahwa kau memelukku.
Entah kenapa sesakit ini, yang penting saat aku terbangun dari tidurku..kau sudah tidak ada, kamu menghilang, itulah yang aku rasakan. Tapi setiap saat aku berjalan, aku merasa kau menggenggam tanganku, di saat aku menangis aku merasa kau mengusap air mataku, dan di saat aku sedih aku merasa kau memperlihatkan bulan padaku.
Aku masih menyimpan semua sms kita lo, sampai saat ini file itu aku baca berulang kali sungguh indah saat kita bercanda, saat kita sedih, saat kita saling mengingatkan, saat kita membutuhkan. Sungguh aku tak tau lagi, akupun tidak bisa menganggapmu jahat, sejahat apapun, entah kenapa rasanya hati ini sudah ada untukmu. Kamu yang berjanji selalu ada untukku, walaupun kita jauh kamu selalu membahagiakan aku saat kita bersama. Sampai kamu berkata kata-kata yang tak ingin aku dengar.
Kamu :') makasih buat saat itu, saat ini, tapi aku takut aku takut aku nggabisa rela melihat ada ratu yang bersamamu suatu saat nanti, ratu yang akan menjagamu selamanya. Sedangkan aku?aku tau suatu saat nanti aku akan menjadi ratu, tapi aku juga tak bisa jika aku bukan ratumu. Kamu hanya perlu tau, aku sayang kamu. Mungkin Tuhan sudah merencanakan semua. Tapi apakah butuh pengorbanan hati seperti ini? sekarang, saat ini, nanti aku masih merasa kamu milikku, aku masih merasa kamu ada di sisiku, padahal kamu sudah hilang, jaga dirimu baik-baik ya, inget kan apa kataku?jangan lupa Sholat, Makan, jangan lupa Waktu, uruslah waktu sebaik mungkin.
Semoga kamu bahagia :')
with love:Nabila Nurul Aini

Sabtu, 18 Agustus 2012

# GoodbyeRamadhan (˘ʃƪ˘) # 18-8-2012 # 1 SYAWAL 1433 H

Bergetar hati, menitik air mata ini mendengar namaMU disanjung ya Allah 
Allahuakbar Allahuakbar Allahuakbar Lailla Hailallahu Allahuakbar. Allahuakbar Walillailham 
Goodbye Ramadhan, InsyaAllah we will meet again next year. AMIN! (ˇʃƪˇ)